Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor

Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor
Pengurus Masjid Jami Al Amin berada di Jalan Anggrek Cakra RT 7, RW 9, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melalui Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan, serta puluhan anggota menyelenggarakan rapat kerja (Raker) ke lima, Tahun 2026, di Villa Arkas, Sarua Bogor, Jawa Barat, Sabtu dan Minggu (13-14/ 6/2026).
Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor
Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor
Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor
Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin Selenggarakan Raker 2026 di Sarua Bogor

Sarua Bogor – Pengurus Masjid Jami Al Amin berada di Jalan Anggrek Cakra RT 7, RW 9, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melalui Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan, serta puluhan anggota menyelenggarakan rapat kerja (Raker) ke lima, Tahun 2026, di Villa Arkas, Sarua Bogor, Jawa Barat, Sabtu dan Minggu (13-14/ 6/2026).

Raker yang diselanggarakan para Pengurus Masjid Jami Al Amin, mengambil tema bertajuk,” Konsolidasi Program, Penguatan Komitmen, dan Persiapan Strategis Menyambut Era Baru Masjid Jami Al Amin Anggrek Cakra, Jakarta Barat”.

“Alhamdullillah untuk Raker yang ke lima ini, tim anggota lebih kompak lagi. Kita sebagai pengurus bagaimana caranya anggota–anggota menjadi semangat dan memang harus kita ajak rapat kerja di puncak, agar ada referensi dan kerjanya nanti dapat menemukan ide dan semangat baru.”, hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin (PPMA), H. Ruslan bin H. Khusaini pada Jurnalis HarianBerita.ID, baru ini.

Penyelenggaraan Raker para pengurus dan anggota yang dilaksanakan bertujuan membahas konsolidasi program untuk mencapai pembangunan yang berawal dari musala menuju pelaksanaan pembangunan menjadi masjid yang rencananya akan diresmikan.

Menurut Ruslan, sebagai pengurus dalam Raker yang dilaksanakan untuk membentuk para anggota dapat terjaga dan tetap solid, agar adanya suatu komunikasi pendekatan antara pengurus, tokoh, dan para anggota, sehingga hasilnya membawa kebaikan.

Dalam Raker yang dilaksanakan juga akan membawa nilai-nilai pembahasan (poinment), dan membuat schedule didalam mengahadapi peresmian masjid, sehingga bagi tim anggota langkah kedepan dapat diharapkan menjadi contoh untuk dapat mengikuti jejak pengurus dalam kegiatan- kegiatan di Masjid Jami Al Amin.

“Pengurus harus memberikan contoh dan yang pasti kita membentuk keanggotaan ini tetap solid, dan kita harus ada komunikasi pendekatan, sehingga menghasilkan kebaikan untuk dapat membuat poinment, serta schedule dalam menghadapi peresmian masjid kesayangan kita. Kemudian selanjutnya, semua anggota agar mengetahui peresmian dilaksanakan pada bulan Desember 2026,” terang Wakil Dewan Kemakmuran dan PPMA.

Lebih jauh Wakil Dewan Kemakmuran dan PPMA menambahkan, progres pembangunan Masjid Jami Al Amin telah mencapai 90 persen dan Ia mengharapkan, kekurangan pembangunan tinggal 10 persennya dapat dukungan dan support, serta do’a dari pengurus dan para anggota dalam Raker yang dilaksanakan sekarang ini.  

“Yang Pasti, kita mengucapkan terima kasih kepada donator yang sudah mendonasikan, sehingga masjid sekarang seperti ini, dan pembangunannya kurang sepuluh persen. Insya Allah nanti dapat teratasi dengan baik, karena Allah Maha Besar, Maha Penyayang, Maha Pengasih dan Maha Kaya,” ujarnya.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Ketua Dewan Kemakmuran dan Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Amin, Zarkasih, M.Pd, dalam keteranganya menjelaskan, pertama pelaksanaan Raker yang dijalani sangat bagus, dan langkah ini sebagai wujud konsolidasi tim dalam rangka mempersiapkan peresmian Masjid Jami Al Amin.

Selanjutnya untuk yang ke dua dikatakan Zarkasih, mengenai laporan progres keuangan dan sekaligus untuk yang terakhir mengenai kebutuhan keuangan untuk progres pembangunan masjid petisi (permohonan) sebelah utara, untuk dinding, pagar, dan kemudian lain sebagainya, agar untuk diketahui tim PPMA dan tim penggerak dana di masyarakat, jelasnya.

Lebih lanjut Ketua Dewan Kemakmuran dan PPMA mengatakan, dalam hasil Raker yang dibahas dapat mengahasilkan kedepannya dengan baik, sehingga berjalan program pembangunan Masjid Jami Al Amin, bahwa langkah pertama hasilnya dipersiapkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang kuat, serta DKM yang dapat menyelesaikan hal-hal dengan musyawarah dan mufakat bersama.

Ke dua setelah DKM tersusun, akan mempersiapkan kegiatan shalat jum’at membutuhkan khotib yang berkualitas baik, dan untuk kedepanya mengenai program-program yang berkaitan dengan keagamaan, sosial kemasyarakatan, sehingga tim yang ada dari proses awal pembangunan masjid bukan sekedar dalam membangun, tapi bagaimana pasca pembangunan itu selesai dan dapat memakmurkan masjid.

”Harapan kita dari awal pembangunan masjid ini adalah tempat ibadah, artinya memberikan manfaat untuk masyarakat di Kebon Jeruk dan Sukabumi Utara , serta masyarakat lainnya. Selanjutnya untuk ke dua, satu moto kita adalah membangun bersama untuk memakmurkan masjid”, ungkap Zarkasih.

Lanjut Ketua DKM dan PPMA, Ia mengharapkan keberadaan Masjid Jami Al Amin bukan sebagai sarana ibadah saja, namun ada hal atau aktivitas- aktivitas lain dalam memakmurkan masjid yang harus dipersiapkan seperti sosial masyarakat, yaitu pendidikan.

Ditambahkan Zarkasih, sebelum jadi masjid sarana pendidikan Taman Pendidikan dan Pengajian Alqur’an (TPPA) telah terbentuk dan berjalan. Kedepannya sarana tersebut akan dikembangkan kembali sebagai pendidikan kegiatan ilmu menghafal Alqur’an (Tahfiz) dan kegiatan pendidikan memahami makna Alqur’an (Tafsir).   

“Terakhir kedepannya sudah ada komunikasi dengan alumni saya, sebagai hafidz Alqur’an yang akan membantu dan jika kita sepakatI bersama, selain TPPA yang ada, kita akan mengadakan pembinaan pendidikan hafidz qur’an di Masjid Jami Al Amin. Terima kasih atas do’a bersama dan semoga program penyelesaian masjid 100 persen selesai, dan pada bulan Desember 2026, dapat diresmikan menjadi masjid yang bermanfaat, serta menjadi pusat kegiatan masyarakat,” tandas Zarkasih.

( Nurcholis Hidayat )